Hukum Kelistrikan Arus
Bolak Balik (AC)
- Pengertian
Listrik Arus Bolak Balik
Rangkaian
arus bolak-balik memiliki perbedaan-perbedaan jika dibandingkan dengan
rangkaian arus searah. Perbedaan tersebut bukan hanya pada komponen
besaran-besarannya yang ditinjau secara vektor, tetapi juga pada adanya perbedaan
fase antara arus dan tegangannya. Berikut ini adalah rangkaian arus
bolak-balik.
- Resistor
Pada Rangkaian Arus Bolak-Balik
Rangkaian
resistif adalah rangkaian yang hanya mengandung hambatan (R) saja. Perhatikan
gambar berikut.
Pada rangkaian ini V dan i
memiliki fase yang sama, artinya i dan V mencapai harga 0 dan maksimum
bersama-sama.
Diagram fasor pada
rangkaian resistif ditunjukkan pada gambar diatas.
Besarnya kuat arus yang
melalui hambatan dapat dinyatakan dari hukum Ohm yaitu :
Jika
maka I= Imax sin
ωt
Induktor
Pada Rangkaian Arus Bolak-Balik
Rangkaian induktif adalah rangkaian yang hanya terdiri atas
induktor (kumparan) dengan mengabaikan hambatan pada kawat kumparan. Bagan
rangkaian induktif ditunjukkan pada gambar berikut.
Besarnya tegangan pada ujung-ujung induktor sama dengan tegangan
sumber, sehingga berlaku :
VL = V = Vmax sin ωt
IL = Imax sin (ωt
– 90o)
Komentar
Posting Komentar